Ogan Ilir–Sumsel
Datapos.id
Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya foto yang diduga memperlihatkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir berinisial R tengah berada di tempat hiburan malam di Palembang.
Foto tersebut menyebar luas melalui aplikasi pesan WhatsApp dan memicu sorotan tajam dari masyarakat. Dalam gambar itu, terlihat empat pria muda, salah satunya memegang botol minuman yang diduga beralkohol.
Oknum yang disorot disebut merupakan anggota DPRD dari dapil 1 Ogan Ilir yang terpilih pada Pemilu 2024 dari Partai Gerakan Indonesia Raya.
Sejumlah sumber menyebut foto tersebut diyakini autentik, namun belum dapat dipastikan waktu pengambilannya ” apakah sebelum atau sesudah yang bersangkutan menjabat sebagai wakil rakyat.
Munculnya foto ini langsung memantik reaksi keras masyarakat. Warga menilai, jika benar dilakukan saat menjabat, maka perilaku tersebut dianggap tidak mencerminkan etika dan tanggung jawab sebagai pejabat publik.
“Pejabat itu panutan, bukan malah jadi contoh yang meresahkan,” ujar salah satu warga.
Desakan pun menguat agar pihak terkait, baik internal DPRD maupun partai pengusung, segera melakukan klarifikasi dan investigasi terbuka.
Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik yang saat ini mulai tergerus.
Jangan Diam, Klarifikasi Dibutuhkan
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan maupun dari Partai Gerakan Indonesia Raya.
Sikap diam justru dinilai berpotensi memperkeruh situasi dan memperluas spekulasi di tengah masyarakat.
Publik menegaskan, jika terbukti melanggar kode etik, maka tindakan tegas harus diambil tanpa pandang bulu.
Praduga Tak Bersalah Tetap Dijunjung
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak gegabah dalam menarik kesimpulan.
Seluruh pihak diharapkan menghormati asas praduga tak bersalah sembari menunggu klarifikasi resmi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, setiap perilaku pejabat publik berada dalam sorotan, dan kepercayaan rakyat adalah hal yang paling mahal untuk dijaga.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, setiap perilaku pejabat publik berada dalam sorotan. Kepercayaan rakyat adalah hal yang mahal ” sekali tercoreng, sulit untuk dipulihkan
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak gegabah dalam menarik kesimpulan. Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi sembari menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Sementara itu, Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada yang bersangkutan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi yang diberikan terkait beredarnya foto tersebut.
Tim Pewarta Indonesia
(Tim red)

