INDRALAYA – Sumsel Datapos.id Sebagai upaya nyata membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, Kepolisian Resor Ogan Ilir melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar program “Polres Ogan Ilir Goes To School” di ruang belajar SMAN 1 Indralaya, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini berfokus pada penyuluhan bimbingan dan konseling terkait pembangunan kepribadian siswa, dengan materi utama meliputi pencegahan bullying (perundungan), bahaya narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang kian marak di era digital.
Mewakili Kapolres Ogan Ilir, Kabag SDM Polres Ogan Ilir Kompol Burnani, S.H., M.H. hadir langsung sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa perilaku menyimpang tidak hanya merugikan diri sendiri dan orang lain saat ini, tetapi juga dapat menjadi hambatan besar di masa depan.
“Adik-adik harus paham bahwa rekam jejak kepribadian dan hukum sangat krusial. Terlibat dalam kenakalan remaja, apalagi narkoba, dapat menghambat proses pendidikan tingkat lanjut di perguruan tinggi. Lebih jauh, hal itu juga bisa menjadi penghalang utama jika kalian bercita-cita mengikuti seleksi POLRI, TNI, maupun sekolah kedinasan lainnya,” tegas Kompol Burnani.
Sebanyak 100 siswa SMAN 1 Indralaya mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Selain penyampaian materi, tim dari Bagian SDM Polres Ogan Ilir juga mengajak peserta mengikuti game penalaran yang menarik dan sarat makna.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Para siswa aktif berdiskusi mengenai cara membangun karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.
Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, S.Pd., M.Pd., yang turut mendampingi kegiatan, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program Goes To School diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan agar para pelajar di wilayah Ogan Ilir tetap berada di jalur positif demi meraih cita-cita mereka.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Ogan Ilir dalam memperkuat pendekatan preventif melalui edukasi langsung kepada pelajar, sekaligus menanamkan kesadaran hukum dan pembinaan karakter sejak dini.
Laporan Ketua Tim PPWI-OI
Editor (hd)

