PWK Pertanyakan Profesionalitas Panitia May Day 2026, Desak Klarifikasi Terbuka

Ketapang datapos.id – Persatuan Wartawan Kalimantan Barat (PWK) secara tegas mempertanyakan profesionalitas panitia pelaksana peringatan May Day 2026. Langkah ini diambil setelah ditemukan sejumlah ketidaksesuaian dan ketidaktertiban dalam administrasi undangan resmi yang diterima oleh organisasi tersebut.

Dalam surat undangan bernomor 009/PAN/MayDay/IV/2026 yang diterima, PWK menemukan fakta bahwa nama organisasi mereka tidak tercantum dalam daftar lampiran organisasi pers yang diundang. Padahal, sebagai salah satu organisasi jurnalis yang aktif, keikutsertaan dan undangan resmi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Ketua PWK, Verry Liem, menyampaikan bahwa kejadian serupa bukanlah hal yang baru terjadi. Hal ini lantas menimbulkan tanda tanya besar terkait konsistensi dan tingkat ketelitian panitia dalam melakukan proses pendataan serta penyusunan administrasi kegiatan berskala luas tersebut.

Meskipun panitia sebelumnya telah memohon maaf dan melakukan revisi terhadap dokumen undangan, namun permasalahan belum selesai sepenuhnya. Dalam dokumen revisi yang diterima, PWK kembali menemukan adanya ketidakteraturan, terutama pada penomoran daftar undangan yang dinilai berantakan hingga memunculkan nomor ganda.

Berdasarkan temuan tersebut, PWK menilai bahwa standar manajemen administrasi panitia perlu ditingkatkan secara signifikan. Diperlukan sistem yang lebih tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan agar kesalahan administratif serupa tidak terulang di masa mendatang dan menjaga citra penyelenggara.

Sebagai organisasi yang peduli pada tata kelola yang baik, PWK menegaskan pentingnya perlakuan yang profesional dan proporsional terhadap seluruh elemen yang terlibat, termasuk organisasi wartawan. “Kami meminta klarifikasi resmi secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat, sekaligus menjadi bahan evaluasi ke depan,” tegas Verry.

Di akhir pernyataannya, PWK juga mendorong seluruh penyelenggara kegiatan publik agar senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akurasi, dan akuntabilitas dalam setiap prosesnya. Hal ini menjadi penting demi terciptanya acara yang berjalan lancar dan mendapatkan kepercayaan penuh dari publik. (Red)

error: Content is protected !!