Ogan Ilir (Sumsel)
Datapos.id
Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Kasah, Kecamatan Muara Kuang, menuju Desa Kuang Lubuk Tunggal, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi perhatian masyarakat.
Jalan cor beton yang baru selesai dibangun kurang dari tiga bulan tersebut terpantau mengalami kerusakan di sejumlah titik, Kamis (29/1/2026)
Berdasarkan pantauan tim di lapangan pada Kamis (29/1/2026), keretakan terlihat pada beberapa bagian badan jalan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga terkait kualitas pengerjaan jalan cor beton tersebut.
Selain itu, di lokasi tidak ditemukan papan informasi proyek yang memuat keterangan pelaksana kegiatan, sumber dana, maupun nilai anggaran. Warga menyatakan sejak awal pengerjaan hingga selesai, mereka tidak pernah melihat adanya papan informasi di sekitar lokasi.
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, setiap kegiatan pembangunan infrastruktur seharusnya mencantumkan papan informasi sebagai bentuk transparansi kepada publik.
“Kami tidak tahu ini bangunan jalan dari mana, anggarannya berapa. Tiba-tiba dibangun, tapi sekarang sudah retak-retak. Padahal belum sampai tiga bulan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Spesifikasi dan Temuan di Lapangan
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, bangunan jalan cor beton ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:
Tinggi: 30 cm
Lebar: 6 meter
Panjang: ± 2.300 meter (2,3 kilometer)
Metode: Dibangun secara terputus-putus, diselingi jalan cor beton lama milik Desa Kasah.
Selain keretakan, di beberapa titik juga terlihat tumpukan material berupa koral yang masih berada di sekitar lokasi.
Saat dikonfirmasi, pihak Pemerintah Desa Kasah menyatakan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan jalan cor beton tersebut. Kepala Desa Kasah menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut bukan merupakan tanggung jawab pemerintah desa.
Sementara itu, saat dikonfirmasi dengan pengawas berinisial A melalui WhatsApp terkait kondisi jalan cor beton tersebut, ia memberikan jawaban singkat, “Oke, nanti kita benahi, pak” ungkapnya.
Hingga saat ini, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan teknis pembangunan jalan cor beton tersebut.
Harapan Masyarakat
Masyarakat berharap instansi terkait, khususnya Dinas PUPR dan Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir, dapat melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memastikan kondisi fisik bangunan serta kejelasan informasi bangunan jalan cor beton tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi berwenang mengenai tindak lanjut atas kondisi jalan cor beton tersebut.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan pengguna jalan serta peningkatan transparansi pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
(Tim Red)

